PAN : "Kalah Di Banten, PDIP Jangan Bermanuver"

Posted by

PERAWANGPOS -- Menyikapi hasil Pilkada Banten, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, mengimbau Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan partai politik pengusung pasangan Rano Karno dan Embay Mulya Syarief, agar tidak bermanuver soal hasil pilkada di Banten.

"Kita minta kepada PDIP dan kawan-kawan utk legowo dan tidak bermanuver, misalnya kemarin menyampaikan, minta diulang [pemungutan suara] se-Kota Tengerang," kata Yandri dalam diskusi bertema "Sinema Politik Pilkada DKI" di Jakarta, Sabtu (18/2).

Pernyataan pihak PDIP tersebut, yang meminta pemilihan ulang di Kota Tangerang, menurut Yandri, sangat meresahkan warga Banten. Jika faktanya tidak menang, baiknya menerima secara ikhlas.

"Saya kira ini meresahkan masyarakat. Mari kita menerima dengan legowo kalau memang faktanya kalah", katanya.

Yandri juga menghimbau agar semua partai pengusung paslon Rano-Embay, termasuk tim sukses, simpatisan, dan elemen lainnya untuk menghormati hasil pilkada Banten yang berjalan lancar, damai, jujur, dan adil.

"Terhadap pilkada yang aman, lancar, jujur, dan adil itu mari kita hargai hasilnya. Artinya, yang kalah legowo dan yang menanang tidak membusungkan dada," himbau Takdir.

Kita ketahui, Paslon Wahidin Halim-Andika Hazrumy yang diusung tujuh partai, yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtara (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Parta Amanat Nasional (PAN), dan Partai Gerindra.

Sesuai hasil penghitungan, suara Wahidin -Andika menang sebesar 1,8 juta, sementara penduduk Banten ada 11 juta jiwa. Dari Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, saya kira tidak bisa digugat ke MK. Oleh karena itu, kita minta kepada PDIP dan kawan-kawan untuk legowo dan tidak bermanuver," tutupnya.

Rano Karno dengan seragam kotak kotak


Blog, Updated at: 08.26.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Aspirasi Anda