Konferensi Pers GNPF MUI Terkait Aksi Damai 4 11

Posted by

PERAWANGPOS -- Beberapa hasil konferensi Pers GNPF MUI terkait aksi damai 4/11* :

*1. Jokowi telah melakukan kebohongan* tentang adanya kesepakatan antara Istana dengan peserta aksi. Yang ada pihak istana menawarkan pada peserta aksi yang akhirnya tawaran itu ditolak oleh peserta.

*2. Polri telah melakukan kebohongan. Dengan memberi keterangan Polisi hanya menembakkan gas air mata saja.* Tapi faktanya, Polisi bukan hanya menembakkan gas air mata tapi juga peluru karet dan sengaja menabrak peserta aksi dengan motor hingga ada yang tergilas. (Polisi ZHALIM).

*3. Jumlah massa peserta aksi ada sekitar 2 juta orang*, aksi berjalan tertib dan damai.

*4. Jika aksi damai kemarin ditunggangi partai atau aktor Politik, silahkan tunjuk saja siapa orang atau darimana partainya secara terang-terangan.*

*5. Dana yang terkumpul dari donasi ada 3.5 Miliar*, bahkan dalam satu hari saja terkumpul 1 Miliar. Tidak hanya dari umat Islam Indonesia tapi juga umat Islam Indonesia di London, Malaysia, Kuwait, Qatar, dll.

*6. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan pakar Hukum Tata Negara pak Margarito ikut dalam barisan longmarch.*

*7. Wakapolri membentak utusan GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir*, bahkan sempat mengancamnya. (Astaghfirullah... dimana adabnya pada Ulama??)

*8. TIDAK BENAR jika pak Syahrie meninggal karena asma* tapi beliau meninggal karena GAS AIR MATA. Catat, GAS AIR MATA.

Silahkan disebarkan seluas-luasnya untuk mengimbangi fitnah-fitnah yang banyak beredar di media.

ALLAHU AKBAR !


Blog, Updated at: 14.30.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda