Dominasi China Kian Menggurita Di Indonesia. Jokowi Angkat Pengusaha China Sebagai Penasehat Ekonomi, Jack Ma

Posted by

PERAWANGPOS -- Kabar terbaru datang dari konglomerat China yang juga Founder Alibaba Group Jack Ma. Dia dikabarkan siap menjadi penasihat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini menyusul konfirmasi Alibaba Group yang menyatakan, bahwa sang bos telah menerima tawaran sebagai penasihat ekonomi untuk bidang e-commerce Presiden Jokowi.

Dilansir dari Ecommerceiq.Asia, Kamis (07/9/2016), tujuan dari perekrutan Ma adalah untuk membantu mengembangkan industri e-commerce di Indonesia, yang saat ini berkembang pesat khususnya di kawasan Asia Tenggara. Ma disebutkan akan menjadi bagian dari steering committee Indonesia yang terdiri dari 10 menteri. "Pemikiran di balik ini adalah untuk membuat posisi Indonesia di pasar internasional lebih menonjol," ujar Menteri Komunikasi Informatika Rudiantara dalam sebuah video yang dirilis oleh Sekretariat Negara.
Spekulasi bahwa Ma akan menerima tawaran ini, melihat Alibaba sangat tertarik dengan pasar Asia Tenggara. Raksasa e-commerce yang membeli saham pengendali Lazada pada awal tahun ini dan Lazada Indonesia sudah memiliki tingkat integrasi Alipay sejak kesepakatan tersebut selesai. Namun, tidak jelas apa peran Ma nanti terkait posisinya sebagai 'penasihat e-commerce' atau lainnya belum diungkap oleh Alibaba Group atau pemerintah Indonesia.

Mungkin ada potensi konflik kepentingan antara perannya sebagai penasihat dan pemilik Alibaba/Lazada, yang bersaing dengan pemain Indonesia, seperti seperti Djarum dan Lippo. Ma harus mempertimbangkan beberapa faktor utama saat menerima posisi ini. Bagaimana membantu Indonesia bermain di China? Kemudian respons masyarakat di Indonesia terkait latar belakang kewarganegaraannya sebagai warga negara asing, serta misi bisnis China di Tanah Air.

Terkaya kedua di China

Jack Ma memang tidak lagi menjadi orang terkaya di China. Tapi, bukan berarti miliarder ini bisa dipandang sebelah mata. Dilansir dari Forbes, Selasa (27/10/2015), Jack Ma merupakan sosok pengusaha miliarder asal China yang mencetak sejarah, dengan melakukan IPO atas Alibaba Group di New York Stock Exchange senilai USD25 miliar pada September 2014.

Walau kini hanya menjad orang terkaya kedua di China, kini kekayaannya mencapai USD22,8 miliar atau Rp311,28 triliun (kurs Rp13.647 per USD). Ant Financial Services Group atau Alipay semakin ekspansif hingga ke jasa keuangan, termasuk ke consumer money market fund serta private bank.

Jack Ma pun berencana melakukan go public atas perusahaan ini di China. Tak hanya itu, mantan guru bahasa Inggris di China ini juga memiliki banyak investasi lain, mulai kepemilikan saham di klub sepakbola hingga di rumah produksi film. [Pp]

Sumber : SuaraIslam


Blog, Updated at: 08.10.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda