Wali Kota Surabaya Buk Risma Rela Korbankan Pakaian Untuk Korban

Posted by

PERAWANGPOS - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bertindak cepat menyikapi bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Trenggalek. Bantuan dikirim ke lokasi untuk meringankan beban korban.

Pemberangkatan bantuan gelombang pertama dilakukan di Balai Kota Surabaya oleh Wali Kota Tri Rismaharini, Kamis (18/8/2016).

Bantuan yang dikirim antara lain baju sekolah baru, pakaian baru, sarung, air mineral, 2 genset makanan ringan. 26 Tenaga medis dan Bakesbang Linmas, 2 tenda, ambulans serta 2 perahu karet juga dikirim ke Trenggalek untuk membantu pemerintah setempat.

"Kita sudah rutin memberikan bantuan. Yogya, Papua, Manado juga bantu. Ini bantuan ke Trenggalek gelombang pertama. Tim ke sana selama tiga hari terus nanti dirolling," kata Risma.

Saat memberangkatkan, Risma mengingatkan kepada 20 orang yang akan mengirim bantuan dan membuka dapur umum di lokasi bencana untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan.

"Dijogo yo kesehatane (Dijaga ya kesehatannya), yang ati -ati (hati-hati)," pesan Risma didampingi Kepala Baskebang Linmas Surabaya Sumarno dan Kabag Humas M Fikser.

Hampir 5 ribu rumah di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terendam banjir akibat hujan deras yang berujung pada meluapnya Sungai Tawing. Banjir juga mengakibatkan 1 orang terluka.

BNPB menyebutkan bahwa awalnya beberapa desa di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek diterjang banjir bandang pada Senin (15/8) yang menyebabkan 935 KK terdampak. Pada Rabu (17/8/2016) pukul 20.00 Wib, banjir kembali merendam 11 desa di Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.

Banjir menyebabkan sekitar 4.991 rumah terendam banjir setinggi 50-150 cm.

Selain itu, banjir juga merendam 48 hektare lahan pertanian yang rusak. Ada pula kerugian berupa 10 buah kolam ikan lele, 1 ekor sapi serta 2 ekor kambing yang hilang.

Hujan deras juga menyebabkan longsor di Trenggalek. Longsor menimpa rumah di Dusun Balang Desa Senden Kecamatan Kampak sehingga roboh dan menyebabkan 1 orang meninggal dunia yaitu Mukilah (80). Di tempat lain, longsor menimpa rumah di Desa Ngembel Kec Watulimo.

BPBD Trenggalek lalu melakukan distribusi logistik serta ada dapur umum didirikan oleh Tagana dam BPBD setempat.

Sumber: detik.com


Blog, Updated at: 13.15.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda