Sangat Mengkhawatirkan, Tebing Laut Kampung Bunsur Makin Meluas

Posted by

PERAWANGPOS, SUNGAI APIT – Terjangan gelombang yang terjadi di sepanjang tepian laut wilayah Kabupaten Siak, menyebabkan terjadinya abrasi yang semakin hari kian mengkhawatirkan. Seperti yang terjadi di tepian laut Kampung Bunsur Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.

Sejumlah warga yang pernah tinggal di tepian laut tersebut, saat ini telah banyak yang memilih untuk pindah ke tempat lain, karena mereka khawatir rumah-rumah mereka akan roboh dan terjungkal ke laut. Sebagaimana dikemukakan oleh Alim (45), salah seorang warga Kampung Bunsur yang pada beberapa waktu lalu pernah tinggal di tepian laut Bunsur.

“Beberapa tahun silam kami tinggal di tepian laut Bunsur itu, tapi sekarang kami sudah pindah, dan lahan (tanah, red) rumah yang pernah kami tinggali itu, sekarang sudah menyatu dengan pantai, dan yang tertinggal hanya surat tanahnya saja,” paparnya, Ahad (31/7/2016).

Pantauan Infosiak.com di lapangan, saat ini wilayah pinggiran laut Bunsur itu hanya bisa dimanfaatkan untuk tempat bercocok tanam dan rekreasi melihat keindahan pemandangan tepian laut. Sedangkan untuk pemukiman sudah tidak memungkinkan lagi.

Guna mengantisipasi melebar dan meluasnya abrasi. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Ormas Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) telah berupaya melakukan berbagai tindakan, salah satunya dengan melakukan penanaman Mangrove. Sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Harian Ormas MPKS Said Darma Setiawan, kepada awak media.

“Kami (MPKS, red) sangat prihatin dengan kondisi tepian laut Bunsur akibat fenomena abrasi itu, sehingga pada beberapa waktu lalu, kami bersama segenap elemen masyarakat melakukan penanaman Mangrove sepanjang 1 KM, dan pada tahun ini rencananya kami akan melakukan penanaman lagi, guna mengurangi terjadinya abrasi yang kian mencemaskan,” papar Said Darma Setiawan.

Dikatakannya juga, fenomena abrasi tidak hanya terjadi di sekitar tepian laut Kampung Bunsur saja. Melainkan juga terjadi di sejumlah daerah yang memang berada di tepian sungai dan laut. Dengan demikian semestinya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa segera mengambil langkah-langkah kebijakan, agar abrasi tersebut tidak bertambah parah.

“Abrasi merupakan fenomena alam yang memang sulit untuk dihindari dan diatasi, namun kita berharap ada langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah dalam upayanya mengatasi ancaman abrasi itu,” tutupnya.

Sumber: infosiak.com


Blog, Updated at: 14.00.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda