Beberapa Waktu Lalu Guru Diberhentikan, Sekarang Empat Pendamping Desa, Ada Apa ?

Posted by

PERAWANGPOS, SIAK – Sejumlah petugas pendamping Desa/Kampung di Kabupaten Siak yang selama ini mengabdi di Pemerintahan Kampung (Pemkam). Mengalami nasib tragis karena dipecat dari pekerjaannya tanpa alasan yang jelas.

Adapun sejumlah pendamping Desa/Kampung yang dipecat tersebut antara lain Nurdiansyah dari Kecamatan Kerinci Kanan, Aljafri dari Kecamatan Sungai Mandau, Mulyadi dari Kecamatan Sungai Apit, dan Ahmad Suandi dari Kecamatan Sabak Auh.

Atas perlakuan pemecatan tersebut, Ahmad Suandi mengaku kecewa dan menilai Pemerintah melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak, tidak transparan dalam membuat keputusan yang menyangkut hak khalayak ramai khususnya bagi para petugas pendamping desa yang telah dipecat itu .

“Saya bersama sejumlah rekan pendamping desa lainnya dipecat oleh pihak BPMPD Siak pada bulan Mei 2016 lalu, dan sampai hari ini kami masih berupaya mencari kejelasan dari BPMPD terkait alasannya memecat kami itu,” terang Ahmad Suandi, Kamis (25/8/2016).

Dikatakannya juga, selama ini dirinya bertugas sebagai pendamping desa untuk Kampung Bandar Pedada dan Selat Guntung. Yang berdasarkan SK masa tugasnya itu baru  berakhir pada Desember 2016 mendatang. Namun di luar dugaan ia bersama 3 rekannya yang lain dipecat tanpa ada kejelasan.

“Kalau sesuai SK, masa tugas kami itu akan berakhir pada Desember 2016 mendatang, namun secara mendadak pada bulan Mei yang lalu kami dipanggil untuk menghadap Kepala BPMPD Siak, dan saat kami menghadap ternyata kami diberitahukan bahwa kerja kami cukup sampai di situ saja, ketika kami tanyakan kepada beliau (Kepala BPMPD, red) apa alasannya kenapa kami dipecat, justeru beliau bilang “sudah jangan banyak nanya,” lanjut Ahmad Suandi.

Atas peristiwa pemecatan yang terkesan tidak transparan itu, awak media berupaya mengkonfirmasi pihak BPMPD Siak. Namun, jawaban yang disampaikan oleh Kepala BPMPD Siak H Abdul Razak seolah ada sesuatu yang disembunyikan. Dan enggan untuk berkomentar lebih jauh.

“Ada 4 orang yang diberhentikan, dan beberapa waktu lalu juga sudah saya jelaskan kepada yang bersangkutan, dan jangan tanya-tanya soal hal itu lagi,” jawab Abdul Razak singkat, saat dikonfirmasi Infosiak.com.

Sumber: Infosiak.com


Blog, Updated at: 21.24.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda