Sidang Persiapan Pengamanan Angkutan Lebaran

Posted by

PERAWANGPOS, SIAK- Wakil Bupati Siak Alfedri pimpin rapat pengamanan dan monitoring kesiapan penyelenggaraan angkutan lebaran di ruang pucuk rebung kantor Bupati Siak, Rabu 29/06/2016. Rapat tersebut membahas tentang persiapan pengamanan mudik lebaran yang melibatkan unsur Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinas Kesehatan.

Diawal sambutannya Wabup menyampaikan puncak mudik diperkirakan tanggal 3 Juli 2016 atau H-3 dan arus balik tanggal 10 Juli 2016 atau H+4. Selanjutnya Pada H - 3 dan H + 3 lebaran Wabup Alfedri melarang beroperasi kendaraan pengangkut kayu, CPO, Batubara, dan kendaraan truk bersumbu lebih dari 2 truk. Sementara untuk kendaraan yang diizinkan adalah kendaran angkutan bahan bakar minyak, bahan bakar gas, ternak, sembako, pupuk dan barang antaran pos.

Hal tersebut lanjut Dia, sesuai dengan surat edaran Bupati Siak Nomor 550-2/DPIS/2016/359 tanggal 20 Juni 2016 tentang larangan pengoperasian angkutan barang dan kesiapan masa angkutan lebaran 2016 di Kabupaten Siak.

Penyelenggaraan Angkutan Lebaran mencakup seluruh wilayah kabupaten Siak dengan titik berat daerah pengendalian meliputi; terminal angkutan penumpang, pelabuhan laut dan penyeberangan laut dan sungai yang ada di kabupaten Siak. Dimulai pada H-7 sampai H+7 lebaran tahun ini.

Dalam rapat tersebut Alfedri  juga menegaskan untuk daerah rawan kemacetan, daerah rawan kecelakaan dan rawan longsor agar segera di carikan solusinya. Seperti memasang rambu-rambu jalan dan lampu peringatan.

Ia juga ingatkan agar Dinas koperasi perindustrian dan perdagangan berkoordinasi dengan SPBU/APMS untuk dapat menjamin ketersediaan BBM bersubsidi di seluruh SPBU/APMS di Siak dengan menembus DO yang telah ditetapkan. Semua pihak terkait termasuk Camat, Upika ataupun masyarakat diimbau untuk sama-sama mengawasi pengisian menggunakan jerigen.

Kemudian diharapkan koordinasi antara Dishub, Kepolisian dan Satpol PP untuk penertiban parkir di Jembatan Siak, Jembatan Perawang dan Jembatan Teluk Mesjid mengingat saat arus mudik sarana itu kerap digunakan oleh muda-mudi untuk sekedar nongkrong atau berehat di sisi kiri. Itu tentu sangat membahayakan para pengguna lalu lintas di jembatan tersebut,“ tuturnya.
 
“Disamping itu Mobil Derek agar di siapkan dan harus siap On Call, dan alat komunikasi radio panggil minimal setiap posko ada 2 unit, imbuhnya.

“Seperti biasa saat lebaran nanti adanya pasar dadakan, untuk itu Wabup berharap kepada dinas terkait dapat menertibkannya. Wabup juga menegaskan agar lapangan depan Istana tidak jadi lahan parkir lagi, sebab lokasi seputaran istana akan digelar peringatan hari lingkungan hidup sedunia, tegas Wabup.

Ia berharap semua unsur yang terlibat dapat bekerja secara koordinasi dan maksimal, sehingga para pemudik merasa nyaman, selamat sampai tujuan. Kemudian ia juga menyampaikan perlunya pelayanan maksimal di pelabuhan Tanjung Buton  agar kejadian di tahun kemarin tidak terjadi lagi, pinta Dia.

Sementara itu Kadishub dan Infokom Kaharuddin mengatakan dari pantaun pihaknya sampai saat ini arus penumpang belum ada lonjakan. Hal ini terjadi akibat dari faktor perekonomian yang cenderung menurun, dan anak-anak sekolah sudah diliburkan. Kemudian kebijakan dari perusahaan IKPP bersama dengan BPJS telah menyediakan sarana Bus untuk mudik dengan tujuan Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Hal itulah  menyebabkan menurunnya angka pemudik tahun ini. Untuk ketersediaan mobil derek pihaknya telah menyiapkan 2 unit, dan dirinya telah menyurati pihak perusahaan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Hadir pada kesempatan itu, Kabag Ops Polres Siak Kompol Yohanes Sagala,  Pabung Kodim 0303 Bengkalis Kapten Sumarno, Kadis Perhubungan dan Infokom Kaharuddin, Kasatpol PP, Kadis Kesehatan Tony Chandra, Camat Mempura Hendi Derhavin, KSOP (Sungai Pakning, Kantor Imigrasi kelas II Siak, serta perwakilan dari dinas terkait./hms


Blog, Updated at: 06.37.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda