Sampah Menggunung, Walkot Pekanbaru Mohon Maaf

Posted by

PERAWANGPOS - Mogok kerja selama empat hari yang dilakukan tenaga harian lepas (THL) PT Multi Inti Guna hinga kini, menyebabkan tumpukan sampah menghiasi jalanan Kota Pekanbaru. Sehingga masyarakat mengeluhkan terhadap pelayananan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. 

Untuk itu Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST MT meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru, Edwin Supradana yang menyatakan permohonon maafnya, karena dia tidak menyangka  hal ini bisa tejadi, namun dirinya berjanji tidak akan lepas tanggung jawab.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru karena selama 4 hari sampah di sejumlah titik Pekanbaru mengalami kendala angkutan sehingga telah meresahkan masyarakat," kata Fidaus di sela-sela meninjau langsung titik-titik lokasi tumpukan sampah terparah dengan didampingi Kepala DKP Edwin dan Kepala Bagian Humas dan Informasi Rizal, Senin (6/6/2016).

Firdaus menjelasakan kondisi ini terjadi, karena petugas kebersihan yang merupakan karyawan PT Multi Inti Guna (MIG) selaku pihak ketiga perusahaan kontraktor pemenang tender pengelolaan sampah di Pekanbaru.

"Mogoknya para karyawan atau petugas kebersihan itu adalah persoalan internal perusahaan dan tidak ada kaitannya dengan dinas teknis yang membidangi kebersihan kota. Memang, selama ini kita terikat kontrak pengangkutan sampah dengan pihak ketiga. Tapi belakangan kinerja mereka ternyata tidak maksimal, menyusul tenaga kebersihannya melakukan mogok kerja. Puncaknya menjelang Ramadan ini. Sampah menumpuk di mana-mana. DKP sudah melakukan dialog dengan pihak perusahaan termasuk juga menyampaikan teguran wan prestasi atas kinerja buruk mereka mengelola sampah di Pekanbaru," ujar wali kota dengan nada kecewa.

Untuk penanganannya, Firdaus menginstruksikan kepada DKP, Bina Marga dan SKPD lainnya untuk mengambil alih dengan mengerahkan semua personel untuk melakukan pengangkutan sampah.

"Selasa besok, kondisi sudah harus kembali normal seperti semula. Sementara terhadap PT MIG, saya kasih waktu dua hari ini untuk melakukan perbaikan yang terukur. Jika itu tidak dapat dilakukan, maka akan kami lakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak sesuai ketentuan, sebagaimana tercantum dalam klausal kontrak," tegas wali kota.

Walikota berharap, dengan langkah-langkah ini maka pengangkutan sampah akan berlangsung lancar dan membuahkan hasil. Dan kepada masyarakat, Walikata tetap berharap dan mengimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan serta dengan waktu yang sudah ditetapkan yaitu antara jam 19.00 WIB hingga jam 05.00 WIB.

"Kepedulian kita semua akan sangat menentukan lingkungan kita bersih atau tidak. Mari sama-sama kita jaga dan seluruh jajaran yang ada untuk menunjukan partisipasinya mengawal kebersihan kota ini," jelasnya.

Sumber : Riaupos


Blog, Updated at: 07.43.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda