KPK: Persentase Anggota DPR yang Belum Setor LHKPN 29,42%

Posted by

PERAWANGPOS, JAKARTA- Persentase penyetoran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari anggota DPR RI semakin meningkat. Meski demikian, masih ada pula anggota DPR yang belum melengkapi laporan harta mereka.

"Total tingkat penyampaian LHKPN DPR RI Periode 2014-2019 adalah 70,58%, sedangkan yang belum menyampaikan 29,42%," ucap Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati ketika dikonfirmasi, Senin (2/5/2016).

Yuyuk menyebut yang belum sama sekali melaporkan yaitu berjumlah 54 orang dari sebelumnya 64 orang. Sementara untuk anggota DPR yang belum melengkapi laporan sama sekali atau memperbarui datanya berjumlah 264 orang.

Sejumlah nama anggota DPR RI disebut Yuyuk belum melapor atau memperbarui data kekayaannya. Padahal LHKPN merupakan salah satu instrumen transparansi harta kekayaan pejabat negara.

"Di antaranya ada nama Bambang Soesatyo, Tjatur Sapto Edy, Mohammad Mahardika Suprapto, Jamal Mirdad, Martin Hutabarat, Sarifuddin Sudding, Tifatul Sembiring, Arzetty Bilbina Setyawan, Achmad Dimyati Natakusumah, dan Puji Guntur Soekarno. Ini hanya di antaranya," kata Yuyuk.

KPK pun selalu mengimbau agar para anggota dewan itu menyetor LHKPN-nya. Memang belum ada sanksi tegas yang mengatur para pejabat yang telat atau tidak melapor hartanya. Namun KPK mendorong agar pemerintah menerbitkan PP agar aturan itu segera diterbitkan.

Sumber : detik.com


Blog, Updated at: 06.09.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda