Kartika Djoemadi : Ahok Resmi Nyagub, Jasmev Gas Pol

Posted by

PERAWANGPOS, Jakarta - Kartika Djoemadi mengatakan Jokowi-Ahok Social Media Voulenteer (Jasmev) akan kembali diaktifkan untuk memberikan dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017. Namun, wadah itu baru akan diaktifkan setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah secara resmi mengumumkan Ahok maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

"Saya harus punya keyakinan Ahok bisa maju perorangan dengan dukungan satu juta. Sekarang kami bantu dukung dengan KTP. Setelah KPUD menyatakan secara resmi, baru bisa dukung secara resmi," ujar Kartika, Koordinator Jasmev, saat dihubungiTempo, Jumat, 27 Mei 2016.

Meski Jasmev belum aktif lagi secara resmi, Kartika menuturkan anggota-anggotanya yang mendukung Joko Widodo dan Ahok sejak pilkada DKI Jakarta 2012 sudah mulai bergerak. Salah satunya membantu Teman Ahok mengumpulkan KTP. "Ada yang perorangan, ada juga yang mulai mengumpulkan teman-teman di kantornya," ujarnya.

Tak hanya itu, Kartika menambahkan, beberapa anggota relawan yang sebelumnya tergabung di Jasmev, juga sudah aktif memberikan klarifikasi terhadap berita-berita di media lewat jejaring media sosial. Misalnya, ia menyebutkan @kurawa melalui Twitter dan Hariyadi melalui akun Facebook. 

Menurut Kartika, klarifikasi yang dilakukan beberapa rekannya dari anggota Jasmev cukup efektif meski mereka bergerak sendiri-sendiri. "Mereka menggunakan data-data yang valid, data itu kami kumpulkan sendiri, kami saling melengkapi data dan saling melakukan klarifikasi," tuturnya.

Sekitar 50 persen anggota relawan yang sebelumnya bergabung dengan Jasmev, kata Kartika, sudah mendesaknya untuk kembali mengaktifkan wadah itu. Namun, dia tak mau buru-buru melakukan itu. Sebab, banyak yang harus dipersiapkan, di antaranya posko untuk relawan, tempat untuk pusat informasi, makanan dan minuman, serta orang yang bekerja tiga sif. "Jadi kalau start dari sekarang, kurang efisien," katanya.

Jasmev sendiri, kata Kartika, sudah menyiapkan konten materi yang valid yang reliabel soal isu Ahok. Selain itu, anggota-anggota sudah mulai melakukan pendataan di wilayah Jakarta, seperti kondisi Sungai Krukut, saluran-saluran air. Mereka menunjukkan sebelum dan sesudah kepemimpinan Ahok. "Jadi setelah KPUD mengumumkan pencalonan Ahok secara resmi, tinggal gas pol," ujarnya.

Sumber : Tempo


Blog, Updated at: 09.35.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda