Kasus Siyono, Bukti Pemerintah Tak Melakukan Pencegahan Untuk Teroris

Posted by

PERAWANGPOS -- Ketua pimpinan pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengkritik cara pandang pemerintah terhadap penegakan hukum antara kasus terorisme dengan korupsi. “Harus ada koreksi,” tegas Dahnil saat konferensi pers dalam upaya mencari keadilan bagi Ibu Suratmi, istri almarhum Siyono baru-baru ini di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.
Dahnil melihat DPR selalu memandang bahwa penanganan kasus korupsi haruslah memperbanyak pencegahan. Tapi cara pandang ini menurut Dahnil tidak terlihat dalam penanganan kasus terorisme yang sebetulnya lebih mempertaruhkan nyawa seseorang. “Kalau DPR bilang kepada KPK, mereka bilang KPK harus fokus kepada pencegahan. Tapi Densus 88 dan lainnya tidak pernah berbicara bahwa kita penting melakukan pencegahan terorisme,” jelas Dahnil.

Dahnil menyindir DPR RI bahwa cara pandang tersebut bertolak dari kepentingan mereka. Menurutnya kasus korupsi berkaitan dengan eksistensi anggota DPR RI, tapi untuk yang berkaitan dengan publik maka hal tersebut tidak dipedulikan. “Bila berkaitan dengan kepentingan mereka, mereka akan bicara begitu. Sedangkan bila ini kepentingan publik, mereka tidak peduli,” sindir Dahnil.[Voa]


Blog, Updated at: 10.34.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda