Harga TBS Kelapa Sawit Tembus Rp2.000

Posted by

PERAWANGPOS, PEKANBARU - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada pekan ini harga TBS kelapa sawit menembus pada level harga Rp2.028,12 per kilogram  untuk usia 10 sampai 20 tahun.

Sekretaris tim HTBS Riau Ir Rusdi mengatakan, penurunan pasokan dari Indonesia dan Malaysia mendorong harga CPO bergerak naik dan stagnan di Bursa Berjangka sepanjang pekan ini dan secara kumulatif mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Sentimen positif terhadap pergerakan harga CPO di Kuala Lumpur muncul dari penurunan suplai minyak sawit dari Indonesia, negara produsen kelapa sawit terbesar dunia.

Suplai sangat terbatas di periode produksi rendah terkena dampak El Nino. Produksi akan bertahan lemah hingga Juni atau Juli ditambah lagi permintaan dalam negeri meningkat untuk pemenuhan kebutuhan biodiesel,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, laporan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga menyebutkan kenaikan permintaan minyak sawit mentah (CPO) oleh pasar dan penurunan produksi juga membuat harga naik bulan Februari hingga April 2016.

Penyebab lain dari kenaikan harga itu dipicu oleh penggunaan CPO untuk biodiesel di Belanda. Saat ini sejumlah pembangkit di Belanda mulai beroperasi.

Di sisi lain, Jerman yang biasanya menggunakan canola untuk biodiesel terpaksa juga menaikkan impor CPO untuk menggantikan canola sebagai minyak konsumsi.

“Kemungkinan penurunan produksi masih akan terjadi karena dugaan fenomena La Nina yang menyebabkan hujan yang lebat akan terjadi dalam waktu dekat. Akibatnya, banjir bisa merusak perkebunan,” ujarnya.

Secara umum, penetapan harga TBS  Provinsi Riau No 15  periode 13 sampai 19 April 2016 yakni umur 3 tahun Rp1.452,29 per kilogram, 4 tahun Rp1.620,84,  5 tahun Rp1.734,04, 6 tahun Rp1.785,88,  7 tahun Rp1.853,80,  8 tahun Rp1.911,65, 9 tahun Rp1.973,55, 10-20 tahun Rp2.028,12, 21 tahun Rp1.980,10, 22 tahun Rp1.931,30, 23 tahun Rp1.883,28, 24 tahun Rp1.863,91, 25 tahun Rp1.786,46.

“Indeks K : 91,94 persen, harga CPO Rp8.424,56 per Kg, kernel Rp7.125,83 per g, naik  sebesar Rp86,48 per kilogram untuk umur 10-20 tahun,” tutup Rusdi.

Sumber : Riaupos.co


Blog, Updated at: 09.24.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda