Astagfirullah! Jembatan Maredan, Jadi Tempat Maksiat

Posted by

PERAWANGPOS, PERAWANG – Pengendara kendaraan bermotor mengeluhkan padamnya lampu bentang Jembatan Sultan Syarif Kasim atau yang biasa dikenal dengan nama jembatan Maredan di Perawang Kecamatan Tualang. Walaupun pancaran sinar matahari sangat terang pada siang hari, lampu yang mengandalkan cahaya dari sinar surya tersebut tidak hidup di waktu malam.

Tak berfungsinya lampu penerangan tersebut sangat membahayakan pengendara. Bahkan, saat malam hari banyak dari muda-mudi memanfaatkan kondisi jembatan yang gelap-gulita untuk berbuat mesum.

Yoyon (29) seorang pengendara roda dua, saat pulang dari kota Siak mengatakan padamnya lampu bentang jembatan berpotensi terjadinya kecelakaan.

“Sayo terkejut waktu lewat jembatan tu pada malam hari, banyak muda-mudi berjejer nongkrong di sisi jembatan tu bang, untung tak tertabrak samo sayo, tak tau hapo yang dibuatnya, kami tengok sekilas berpelukan oang tu,” ungkapnya Jumat (8/4/16).

“Sayo heran jugo dengan muda-mudi tu, seakan-akan tak peduli dengan pengendara yang lewat, mungkin dunio ni dah jadi milik oang tu beduo,” tambah Yoyon.

Kepala Kampung Maredan, Sunani berharap sebelum terjadi korban kecelakaan, lampu bentang jembatan maredan secepatnya harus dilakukan perbaikan.

“Sudah hampir 3 bulan lampu jembatan padam, banyak muda-mudi berbuat mesum di atas jembatan, bahkan saya pernah berhenti dan menyalakan lampu sorot mobil ke arah mereka, tapi tindakan saya sama sekali tidak dihiraukan, mereka asyik saja berbuat tidak senonoh. Kita sayangkan tindakan tidak terpuji ini, karena sebagian mereka ada yang berhijab,” ujar Sunani.

Lanjut Sunani, semestinya lampu tersebut harus dilakukan perawatan secara berkala, sebab panel yang menangkap sinar matahari harus dibersihkan, agar daya tangkap panel tersebut memadai untuk menghasilkan lampu yang terang.

Camat Tualang saat dihubungi Infosiak mengatakan terkait padamnya lampu bentang Jembatan Maredan sudah pernah di sampaikan ke dinas BMP

“Kami sudah sampaikan ke dinas BMP Siak, termasuk dalam rapat bersama Bupati Siak,” ujar Camat saat dihubungi Infosiak melalui telepon selulernya.

Camat Tualang berharap lampu tersebut secepatnya dilakukan perbaikan melalui dinas terkait.

Kepala Dinas BMP Siak Irving Kahar Arifin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Ardi Irfandi menjelaskan padamnya lampu penerangan Jembatan Maredan yang merupakan daya PLTS dikarenakan usia lampu tersebut sudah 2 tahun lebih.

“Usia lampu sudah 2 tahun, artinya sudah tidak layak pakai dan saatnya diganti. Kedepan Bupati Siak menginginkan lampu PLTS itu diganti dengan listrik dari PLN,” jelasnya.

Lanjut Ardi, Namun dikarenakan dananya terasionalisasi akibat turunnya APBD Siak, maka pelaksanaannya ditunda pada tahun 2017.

Sumber : infosiak


Blog, Updated at: 21.34.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda