Apa Kesalahan Pemuda Ini, Di Penjara Seumur 10 Kali

Posted by

PERAWANGPOS, Pengadilan Militer Zionis “Ofer”, dalam sidang hari Senin (11/4), mengadili tawanan Palestina Muhammad Abdul Fatah Harub, dari Deir Samit di barat Dura, Hebron.

Ibu Harub yang hadir dalam persidangan mengatakan bahwa suasana pengadilan menegangkan. Terlebih ketika Muhammad Harub memasuki ruang pengadilang dan dia berniat untuk menyalaminya. “Namun pasukan Zionis mendorong saya dan mencegah saya untuk menyalaminya,” tegasnya.

Ibu Harub menggambarkan saat itu, “Muhammad masuk ruang pengadilan seperti singan yang mengangkap kepalanya. Dia tersenyum tidak peduli dengan pengadilan, para hakim dan jaksa. Terlebih ketika jaksa penuntut umum militer meminta hakim pengadilan agar menghukum anak saya dengan hukuman penjara 10 kali seumur hidup.”

Dia mengungkapkan bahwa selama berlangsung sidang sekretaris pengadilan meminta Muhammad berdiri di depan hakim. Namun dia menolak berdiri seraya berkata kepada hakim, “Saya tidak mengakui pengadilan yang dzalim ini. Saya pasti akan bebas dalam pertukaran (tawanan) yang ada datang.” Apa yang dilakukan Muhammad itu membuat hakim marah dan meminta agar dia dikeluarkan dari dalam pengadilan.

Muhammad Harus ditangkap setelah melakukan aksi penembakan di persimpangan Etzion terhadap bus pasukan Zionis dan pemukim Yahudi. Dalam aksi tersebut dia membunuh 3 orang Zionis dan melukai 8 orang lainnya pada November 2015 lalu.

Sumber : infopalestina.com


Blog, Updated at: 08.51.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda