Alamak! Tidak Bisa Mengaji, Nikah Ditunda

Posted by

PERAWANGPOS, SELATPANJANG - Panitia Khusus (Pansus) C DPRD Kepulauan Meranti, yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Membumikan Alquran mulai merumuskan sejumlah denda dan sanksi yang akan dimasukkan ke dalam Perda tersebut.

Di antaranya denda terhadap pemalsuan sertifikat bebas buta aksara Alquran hingga penundaan menikah bagi calon pengantin yang tidak bisa mengaji.

Juru bicara Pansus C yang juga anggota Komisi C DPRD Meranti, Hafizan Abas, menuturkan denda dan sanksi yang masuk dalam rumusan itu sangat penting untuk memastikan Ranperda tersebut benar-benar terlaksana maksimal  setelah disahkan.

“Ada beberapa item yang dibahas. Mulai dari sanksi hingga siapa saja yang menjadi objek dari Perda ini,” katanya, usai melakukan rapat pembahasan bersama Pansus C, di Kantor DPRD Kepulauan Meranti, Senin (25/4) di Jalan Dorak Selatpanjang.

Lebih jauh dirincikannya sanksi yang akan diterapkan, di antaranya bagi calon pengantin akan ditunda pernikahannya jika belum bisa mengaji. Bagi PNS akan ditunda jenjang karirnya, termasuk eselon II yang dipromosikan ke jabatan tertentu, sedangkan honorer terancam diberhentikan.

“Bagi caleg (calon anggota legislatif), calon bupati dan wakilnya akan dilakukan publikasi ke media massa bahwa yang bersangkutan buta aksara Alquran alias tidak bisa mengaji,” jelasnya.

Sumber : Riaupos.co


Blog, Updated at: 10.55.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda