AS Nyatakan Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris, Turki Meradang

Posted by

PERAWANGPOS -- Pemerintah Turki mengkritisi kebijakan Amerika Serikat yang melabeli Ikhwanul Muslimin dengan sebutan organisasi teroris.

Jubir Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengkritik RUU AS yang menyudutkan Ikwanul Muslimin sebagai organisasi teroris.

Kalin menyatakan bahwa Ikhawun Muslimin tidak pernah melakukan tindakan teror selama 30 sampai 40 tahun terakhir. Organisasi ini juga dipilih secara demokratis dalam memimpin negara Mesir sebelum adanya rezim al-Sisi.

Menurutnya, langkah-langkah Amerika tersebut hanya akan memberi kesenangan pada organisasi Al-Qaidah dan ISIS sebagai musuh utama Washington.

Namun, dengan adanya hal ini AS akan berunding kembali dengan negara-negara Arab Islam atas kegagalan Barat dalam mendukung transisi politik di Timur Tengah.

Pada hari Rabu lalu, Komite Kehakiman DPR AS menyetujui RUU yang menyatakan bahwa organisasi Ikhwanul Muslimin merupakan kelompok teroris.

Kongres AS, John Conyers pun mengomentari RUU ini bahwa mengukur adanya islamofobia yang berkembang di AS, tidak akan cukup untuk memberikan label kelompok terorisme.

Dia juga mendesak rekan-rekannya untuk menentang RUU ini karena dinilai tidak mempertimbangkan konsekuensi kebijakan diplomatik asing.

“Karena mereka lakukan tanpa memegang sidang perdana dan tanpa mempertimbangkan konsekuensi kebijakan diplomatik asing yang bersikap serius pada semua tindakan kita,” pungkasnya.[Middle]


Blog, Updated at: 15.39.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda