Warga Bukit Duri Datangi DPRD DKI Jakarta. Mereka Tak Terima Digusur Ahok

Posted by

PERAWANGPOS -- Warga Bukit Duri, Jakarta Selatan mendatangi DPRD DKI Jakarta setelah rumahnya digusur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka mengaku tidak terima dipaksa meninggalkan rumahnya dan pindah ke rumah susun sebagai kompensasi ganti rugi.

Selasa (12/1/2016), belasan warga yang tidak terima dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut diterima Komisi A DPRD DKI yang saat itu diwakilkan Sekretaris Komisi, Syarif.

Tak lama kemudian politisi Partai Gerindra itu melakukan pertemuan untuk beraudiensi dengan warga. Dalam riungan itu turut dihadiri diantaranya Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Lurah Bukit Duri, dan pejabat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI.

Hingga berita ini dilaporkan rapat bersama warga masih berlangsung. Belum diketahui apa hasil dari pertemuan tersebut.

Sejumlah bangunan yang terletak di Jalan Kampung Melayu Kecil 1 akan dibongkar pada Selasa pagi ini. Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan, ada 64 bangunan rumah yang akan dibongkar. Para pemilik tersebut sudah direlokasi ke Rusun Cipinang Besar dan Pulogebang.

Rumah-rumah yang dibongkar terletak di RT 11, 12, dan 15 RW 10, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Sempat terjadi adu mulut antara pihak kepolisian dan anggota dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan pihak Pemprov DKI Jakarta. 

Dalam situasi tersebut, sempat terjadi tindak kekerasan. Alldo Fellix Januardy, salah satu anggota LBH ini mengalami luka di bagian wajah.‬[Rimanews]


Blog, Updated at: 13.31.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda