Terungkap dari Musrenbang, Kampung Tualang Butuh 250 Lebih Titik Lampu Jalan

Posted by

PERAWANGPOS, TUALANG- Pengadaan penerangan lampu jalan salah satu prioritas usulan masyarakat Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2017 di aula kantor Penghulu, Selasa (26/1/2016).

Hingga setakad ini kampung tertua di daerah yang dikenal dengan kota industri membutuhkan lampu penerangan jalan di 250 titik.

"Sebanyak 250 titik masih kurang lampu penenrangan jalan di Kampung Tualang. Masyarakat, Kampung Tualang berharap Pemkab Siak melalui instansi terkait menanggapinya dengan kebijakan yang bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat ini," ujar Juprianto, MIP, saat Musrenbang berlangsung.

Dalam rangka mengakomodir kebutuhan tersebut, Musrenbang sekaligus rapat koordinasi ini selain dihadiri Camat Tualang, Zulkifli MSI, Kapolsek Tualang diwakili Kanit Intel AKP Banjar Nahor, Kepala Bapekam, H Nantan Abas, hadir juga Kepala PLN Perawang Salman, dengan eserta ada RT/RW, Kepsek dan Kelompok masyarakat.

"Kita sengaja mengundang pihak PLN untuk memberi penjelasan, terkait dengan mekanisme, pengadaan lampu jalan. Supaya masyarakat, tidak salah persepsi siapa pihak yang bertanggungjawab terhadap pembangunan lampu penerangan jalan," terang Juprianto.

Penghulu Juprianto menegaskan, kebutuhan lampu jalan merupakan usulan prioritas sebagian  besar para Ketua RT. Selain, masih banyak kekurangan, lampu jalan yang sudah ada banyak tidak hidup. Masyarakat khawatir, jika kondisi jalan dipemukiman gelap gulita, memicu terjadinya aksi kriminal dan kecelakaan lalu lintas.

Merespon usulan masyaeakat, pimpinan PLN Perawang, Salman menjelaskan, prosedur pengajuan dan pihak yang bertanggungjawab menanggulangi permasalahan lampu jalan ini.

"Dulu masalah lampu penerangan jalan dikelola kecamatan, kini di Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan. Mengenai besar kecilnya arus lampu yang digunakan merupakan wewenang pemerintah daerah hanya saja yang saya tahu tidak boleh besar," ungkapnya.

Terkait pengusulan pemasangan lampu jalan sesuai aturan yang ada diusulkan RT atau Kepala Kampung diketahui Camat yang diajukan ke Dinas Pasar. Soal arus wewenang dari Pemda.

"Biaya penerangan lampu jalan dari Pajak Penerangan Jalan yang dipungut dari rekening listrik warga setiap bulannya, namun bukan berarti setiap tiang ada lampu jalan. Beda pajak dan retribusi, retribusi dipakai baru bayar, namun kalau pajak dipakai atau tidak tetap bayar," tambah dia.

Pada Musrenbang ini, ratusan kebutuhan prioritas pembangunan Kampung Tualang diusulkan masyarakat. Mulai dari infrastruktur jalan, drainase lining, saran pendidikan, kesehatan dan ruang publik. Semuanya direkap disampaikan ke pemerintah kecamatan, dimusyawarahkan kembali menentukan program skala prioritas kebutuhan masyarakat. rls

Sumber : Kapurnews


Blog, Updated at: 09.10.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda