Rakyat Papua Makin Miskin, Yang Kaya Adalah Jakarta

Posted by

PERAWANGPOS -- Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Papua sebagai wilayah kerja Freeport bukannya tambah kaya melainkan tambah sengsara. Justru yang kaya adalah Jakarta. 

Ketua Umum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia mengatakan, kantor pusat Freeport Indonesia yang berada di Jakarta menjadi salah satu faktor yang membuat kesejahteraan masyarakat Papua kalah jauh dibandingkan dengan DKI Jakarta.

Saat ini PPh nasional Freeport Indonesia sebesar 25 persen sementara PPh Badan sebesar 35 persen. Sejak 1999 Freeport juga telah melakukan pembayaran royalti tambahan untuk tembaga, emas dan perak jika produksi melebihi tingkat tertentu yang disetujui.

"Bayangkan 35 persen Jakarta semua yang dapat, sedangkan Papua tidak jelas dapat apa," kata Bahlil di Kantor Hipmi, Jakarta Selasa (29/12/2015).

Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua dengan memberikan saham Freeport Indonesia, baik Pemerintah Daerah Tingkat I dan tingkat II di Papua maupun di Papua Barat.

Lanjut Bahlil, dengan memberikan saham maka pemerintah Papua akan mendapatkan tambahan pemasukan langsung ke kas daerah untuk kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Papua.

"Semua Pemda tingkat I, tingkat II Papua dan Papua barat dikasih kesempatan memiliki saham, ini baru adil," tandasnya. [TeropongSenayan]


Blog, Updated at: 11.27.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda