Dilarang Jual Minyak Goreng Curah Mulai 27 Maret 2016

Posted by

PERAWANGPOS, PEKANBARU - Dirjen Perdagangan RI telah mensosialisasi larangan memberi dan mendistribusikan minyak goreng tanpa kemasan 27 Maret 2016 mendatang.

Menanggapi itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindistrian dan Perdagangan (Disperindag) Mas Irba Sulaiman mengatakan, nantinya pelaku usaha minyak goreng tidak boleh lagi memperjual belikan minyak sawit tanpa kemasan.

Natinya minyak goreng harus dijual menggunakan kemasan. Bukan yang curah lalu dibungkus dengan kantong plastik. Pemberlakuan aturan ini karena pemerintah pusat menilai minyak curah yang beredar di pasaran tidak mengantung vitamin A karena sudah beberapa kali dilakukan penyaringan dari pabrik, drum, jeringen hingga kemasan plastik.

"Pemberlakuan larangan menjual minyak goreng curah tersebut untuk mencegah berbagai penyakit yang timbul akibat menggunakan minyak goreng curah, seperti kolesterol dan penyakit lain yang membahayakan kesehatan masyarakat," jelas Irba.

Ia mengatakan waktu tiga bulan ini adalah waktu untuk pelaku usaha untuk mendaftarkan merek usaha minyak gorengnya. Jika tidak memiliki merek, Irba menjelaskan pelaku usaha dapat mendaftarkan dengan memakai merek pemerintah yang bernama Minyak Kita.

"Sekarang ada 12 distributor minyak goreng di Pekanbaru. Bagi distributor yang belum mempunyai merek usaha untuk pengemasan, Disperindag siap memfasilitasi untuk membantu pelaku usaha jika mereka berminat untuk memakai merek pemerintah, Minyak Kita," katanya.

Syaratnya cukup melampirkan fotokopi akte pendirian perusahaan, fotokopi izin usaha atau tanda daftar industri atau izin usaha lain dari instansi teknis. Selain itu fotokopi tanda daftar perusahaan, dan Nomor Pokok Wajib Pajak dilampirkan kepada Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri. [Tribunews]


Blog, Updated at: 07.51.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda