Belum Bisa Turunkan Harga Daging Sapi, Jokowi Bingung dan Salahkan Masa SBY

Posted by

PERAWANGPOS – Presiden Joko Widodo terbukti tidak bisa menepati janjinya untuk menurunkan harga daging sapi, meskipun sudah ada kapal armada tol laut. Jokowi seperti biasa hanya bisa menyalahkan para menteri terkait.

Penegasan itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (29/01). “Lihat saja, Jokowi dulu janjinya harga daging bisa murah, ternyata harga daging masih mahal, menandakan kebijakannya tanpa ukuran yang tepat. Anehnya Jokowi juga mengatakan, era SBY ada kenaikan harga tinggi. Ini menandakan orang kebingungan,” tegas Muslim Arbi.

Menurut Muslim, Pemerintahan Jokowi-JK dalam setiap kebijakan yang dibuat, tanpa melihat data. Ironisnya, media tidak ada yang mengkritisi kebijakan Jokowi itu. “Media hanya menjilat terus. Ternyata tanpa data, kebijakan daging Jokowi gagal total, harga daging masih tinggi,” ungkap Muslim.

Muslim mengingatkan, bahwa masyarakat mengeluh soal betapa mahalnya harga daging sapi. “Jokowi blusukan ke pasar dan beli daging sapi terus harganya bisa turun. Itu bukan kebijakan tetapi pencitraan,” pungkas Muslim.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo marah ke para menterinya lantaran membiarkan harga daging sapi mencekik masyarakat. Jokowi meminta menteri-menteri terkait untuk mengeluarkan kebijakan yang komprehensif dalam menangani masalah ini.

“Sekali lagi intinya kita perlu kebijakan yang menyeimbangkan. Antara produsen, pedagang dan konsumen. Oleh sebab itu saya minta dalam merumuskan kebijakan pangan mempunyai cara pandang yang komprehensif,” ujar Jokowi di Istana (27/01).

Selain itu, Jokowi itu menyalahkan pemerintah sebelumnya terkait kenaikan harga daging. “Saya mendapatkan data bahwa kenaikan harga pangan, dimulai 2011 sampai 2015 kemarin, naiknya sudah hampir mencapai 70%. Ini hati-hati,” ungkap Jokowi.[Intelijen]


Blog, Updated at: 16.33.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda