Terkait Pemekaran Papua, Jokowi Siap Berdialog Dengan Siapapun

Posted by

PERAWANGPOS -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah terbuka untuk berdialog dengan siapapun dalam konteks pembangunan, termasuk yang menyangkut wilayah Papua. Dia mengaku sudah mendapat masukan dari pelbagai pihak ihwal wacana pemekaran wilayah Provinsi Papua.

"Dari awal saya katakan bukan hanya dialog, dalam konteks pembangunan, dialog dengan siapapun tidak ada masalah," kata Presiden Jokowi usai peresmian dan peninjauan kantor dinas-dinas di Kabupaten Jayawijaya, Papua, seperti dilansir Antara, Rabu (30/12).

Dia menyebutkan dialog juga dilakukan dalam penyelesaian masalah di Aceh. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku telah menginstruksikkan agar aparat keamanan bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok yang melakukan tindak kekerasan.

Presiden mengatakan dirinya sudah menerima masukan dari berbagai pihak mengenai masalah pemekaran Provinsi Papua.

"Saya harus bicara dulu dengan berbagai pihak lain termasuk gubernur yang ada di sini," katanya.

Presiden Jokowi juga menjelaskan dengan sering berkunjung ke Papua maka akan semakin diketahui masalah di Papua seperti keterbatasan infrastruktur yang menyebabkan harga kebutuhan masyarakat seperti semen, beras, BBM menjadi mahal.

"Dengan penyediaan infrastruktur yang memadai diharapkan harga semen, BBM bisa turun hingga 50 persen dari sekarang," katanya.

Dia menyebutkan dengan perpanjangan landas pacu di Bandara Wamena, maka pesawat yang lebih besar bisa mendarat sehingga ekonomi tumbuh lebih tinggi.

"Kemudian fasilitas di Pelabuhan Merauke perlu dilengkapi lagi, crane ditambah, perpanjangan dermaga tahun depan akan diselesaikan," katanya.

Menurut Presiden, kalau infrastruktur baik, jalan dan pelabuhan baik, ekonomi di Ppaua akan lebih cepat tumbuh, distribusi logistik lebih baik arus barang dan penumpang akan lebih baik.[CNN]


Blog, Updated at: 06.02.00
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Aspirasi Anda